PRIHATIN (Nasehat buat pergaulan remaja anandaku)


Jika berpegangan tangan, pandangan mesra, pelukan,ciuman, atau bahkan lebih dari itu dan lain-lain.. sudah kau lakukan dalam pacaran. Lalu apa yang tersisa untuk suami/istrimu kelak..?. Sadarlah anakku..tiada kebanggaan yang pantas kau berikan pada pasanganmu kelak selain kesucian jasadmu. Dan bagi yang terlanjur berbuat dosa maka taubat adalah jalan keluarnya. Barangsiapa bertaubat dari suatu dosa maka dia bagaikan tak pernah berbuat dosa tersebut.

Kalau itu kamu lakukan dengan “pacarmu” pun adalah tumpukan dosa setiap saat bersamanya, apalagi tidak jadi menikah dengan dia betapa kau berlaku tidak adil pada pasangan jodohmu walaupun dia mau menerima kamu apa adanya.
Anakku bagaimana kau akan menyerahkan dirimu didepannya dengan aib dan dosa2mu smtra pasanganmu bgt sangat mencintai km,,,padahal dirimu penuh dengan dosa sebelum menikah krn pacaran,dan kau tutupi it demi pernikahanmu, tak sanggup rasanya hati ini membayangkan itu, ketika pasanganmu tersenyum gembira di malam it smtr kau hanya mendekap menyesali siapa dirimu,duh betapa tak adilnya it baginya,,,dan kau hanya memamfaatkan keluguan dia menerima kamu apa adanya …
lalu  kalaupun itu menikah dengan pacarmu malam kebanggaan apa dgnya smtr km sudah sering lakukan sebelumnya dengannya,malam romantik yang seharusnya beraroma surga,hanya beraroma BAR rumah kemaksiyatan yang bisa cepat roboh
makanya bab pertama dalam fiqih berbicara tentang thaharah tentang kesucian lahir apalagi batin
anakku Tidakkah kau rindu akan saat2 mendebarkan tapi membahagiakan di malam pengantinmu..?

Muliakan dirimu anakku.. muliakan dirimu dengan kesucian jasadmu lahir bathin !
kadang saya menangis melihat dan merasakan itu semua melihat anak2ku dan generasi2 ini yang sudah tak berdaya dihadapan dunia dan kehidupan sekarang,,, Duh gusti ampuni hamba yang tak berdaya menghalangi anak2 hamba padahal aku sangat sayang dan mencintai mereka,,,,,ampuni mrk dan berikan hidayahMU ya Allah…

Advertisements
Gallery | This entry was posted in Mencoba Menata Hati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s