Pantai Goa Cina


Pada hari Senin, 31 Desember 2012, penghujung 2012 kami bertamasya ke Sendang Biru di daerah Malang Selatan. Kami berangkat jam 07.00 WIB dari rumah dan sampai lokasi jam 09.30 WIB. Tempat awal yang kami kunjungi adalah Pantai Goa Cina (masih di kawasan Sendang Biru). Kami harus melalui jalan makadam dan licin karena baru di guyur hujan. Kalau papasan dengan mobil lainya harus salah satu mengalah berhenti dulu. Waktu masuk jalan menuju ke Pantai Goa Cina, terbersit dibenakku jalannya aja begini, bagaimana didalam nantinya ya?.

Masuk area pantai terdapat loket masuk, tak pikir cukup itu saja, ternyata adalagi, harus bayar biaya parkir 7ribu. Sesampai di area parkir kami turun, dan…. masya Allah, ternyata pantainya bagus sekali ditambahi dengan deburan ombaknya yang kuat dan hamparan pasir putihnya yang memanjang. Pantai yang masih asri dan belum dimanipulasi seperti beberapa pantai di pulau Bali.

Sekitar 30an meter dari bibir pantai terdapat bebatuan, seingat saya ada 7 bebatuan dan 5 daintaranya di tumbuhi tumbuhan. Sayang tidak ada tempat berteduh pas disekitar pasir sehingga cuaca terasa panas, bahkan sangat menyengat. Kelihatan sekali kalau pantai ini belum dikelola jadi masih sangat alami, kalau pemerintah Kabupaten Malang mau membangun fasilitas di sekitar pantai ini dan akses juga diperbaiki, tidak sedikit wisatawan yang akan datang, bahkan mungkin wisatawan manca negara. Keindahannya sangat asri, namun tidak ada perahu karena memang ombaknya besar, bahkan hanya untuk mandi saja harus hati-hati karena arus baliknya kuat dan kelihatan sekali pantai ini dalam.

Selain belum dikelola, dipantai ini tidak ada penjaganya sehingga setiap orang tua harus menjaga sendiri anggota keluarganya terutama yang sedang mandi dipantai.

Goa Cina terdapat pada salah satu batu besar yang ada, namun batu ini tidak terpisah dari pantai seperti ketujuh batu lainnya. Sayang saya tidak masuk karena jalan masuk kegoa menaik dan jalannya menurut saya tidak aman karena hanya terdiri dari batu kecil yang taruh begitu saja tidak ada perekat, sehingga sewaktu-waktu bisa terpeleset.

Merasa puas di Pantai Goa Cina, kami melanjutkan perjalanan menuju ke Tempat Pelelangan Ikan di Sendang Biru, sesampai disana tidak begitu rame karena memang ikannya tidak banyak. Menurut para penjual sedang tidak musim ikan. Sesuai dengan rencana semula kami membeli ikan Tuna. 5 ikan Tuna sebesar 8,5 kg dengan harga 20.000 per kg. Ikan tersebut akan kami bakar pada malam pergantian tahun di pos RT bersama warga se RT. Setelah selesai kami memutuskan untuk pulang, sampai di rumah jam 15.25 WIB, capek rasanya, tapi semangat menanti malam pergantian tahun dengan seabrek agenda. Semoga berhasil. Aminnnnn

Gallery | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s